Jombang – Pameran dan Klinik Turats akan digelar di Pondok Pesantren Al Munjeed, Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Kegiatan ini menghadirkan berbagai koleksi naskah pesantren Nusantara sekaligus layanan konsultasi dan perawatan manuskrip bagi masyarakat.
Pondok Pesantren (PP) Al Munjeed adalah salah satu unit pondok pesantren yang berada di lingkungan kompleks Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pesantren ini menjadi lokasi kegiatan penting, seperti Pameran dan Klinik Turots dalam rangkaian acara besar Nahdlatul Ulama.
Berdasarkan informasi flyer resmi panitia Turots di Muktamar, pameran dan klinik dibuka setiap hari untuk umum selama muktamar, mulai pukul 09.00 pagi hingga 22.00 WIB. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Turots di Muktamar yang mempertemukan pesantren, pegiat naskah, akademisi, dan masyarakat yang memiliki perhatian terhadap khazanah intelektual Islam Nusantara.

Sajikan Koleksi Naskah Pesantren
Pameran akan menampilkan sejumlah materi terkait sejarah dan perkembangan naskah pesantren, antara lain naskah dari berbagai pesantren Nusantara, katalog naskah pesantren, serta dokumentasi NU dari masa ke masa. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat galeri ke-NU-an, jejak diaspora ulama Nusantara, dan beragam khazanah yang berkaitan dengan tradisi keilmuan pesantren.
Pameran tersebut turut menghadirkan koleksi atau karya-karya ulama Nusantara, termasuk karya pengurus PBNU yang memiliki sejumlah karya ilmiah berbahasa Arab. Penyajian koleksi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenal keragaman sumber pengetahuan Islam yang tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren, khususnya di internal jamiyyah NU.
Lora Usman Hasan, selaku ketua koordinator Nahdlatturots menyampaikan bahwa koleksi manuskrip pesantren yang dipamerkan mencakup perwakilan dari beberapa daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera, dan lainnya.
Hadirkan Layanan Klinik Naskah
Selain pameran, panitia menyediakan layanan Klinik Turats yang berfokus pada persoalan naskah. Layanan tersebut meliputi digitalisasi naskah manuskrip, restorasi naskah manuskrip, serta konsultasi seputar naskah.
Kehadiran klinik ini memberikan ruang bagi pemilik atau pengelola koleksi naskah untuk memperoleh informasi awal mengenai dokumentasi, pelestarian, dan penanganan manuskrip. Dengan demikian, naskah-naskah lama dapat dirawat secara lebih baik dan memiliki peluang lebih besar untuk dikaji oleh generasi berikutnya.